Jumat, 14 Juni 2013

Rangkuman Agama Kelas IX




BAB 1
RANGKUMAN
1.      Surah at-T n terdiri atas 8 ayat, termasuk kelompok surat makiyah, diturunkan setelah surah al-Burŭj. Nama at-T n diambil dari kata “at-T n” yang terdapat pada ayat pertama surah ini yang artinya buah Tin.
2.      Melalui surah at-T n Allah swt. bersumpah dengan beberapa tempat, yaitu Damaskus, Baitul Maqdis, dan Mekkah tempat lahir para rasul-nya, yaitu Nabi Nuh a.s., Nabi Ibrahim a.s., dan Nabi Muhammad saw. Adapun bukit Sinai merupakan tempat peneguhan Nai Musa a.s..
3.      Surah at-T n berisi tentang keterangan Allah swt. tentang kesempurnaan pencitaan manusia. Namun banyak diantara mereka yang mendapatkan siksa api neraka karena tidak beriman dan beramal saleh atau tidak beribadah kepada Allah swt. sehingga mereka tidak mencapai derajat sebaik-baik manusia, tetapi mereka justru sebagai mahkluk yang serendah-rendahnya maka tempat mereka adalah neraka jahanam, Naużubillāhi min żalik.

BAB 2

RANGKUMAN
1.      Menuntut ilmu bagi setiap umat islam hukumnya wajib. Dengan demikian orang yang lalai atau malas untuk mencari ilmu akan berdosa.
2.      Member kemudahan, baik memberi biaya atau menyediakan sarana orang mencari ilmu akan dibalas oleh Allah swt. dengan balasan surga.
3.      Mencari ilmu tidak hanya ilmu dunia saja, tetapi juga ilmu akhirat. Sebab orang akan mengalami hidup di dunia baru kemudian menuju akhirat. Untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat keduanya harus kita tempuh.
4.      Ilmu akan hilang dengan wafatnya ulama. Oleh karena itu jagalah ilmu dengan memuliakan para ulama.
5.      Siksaan yang paling pedih pada hari kiamat adalah orang alim yang tidak mengamalkan ilmunya sehingga ilmunya tidak bermanfaat baik untuk dirinya ataupun bagi orang lain.
6.      Kewajiban menghormati guru yang telah menyampaikan ilmu kepada dirinya, karena guru sebagai orang tua kedua setelah ayah dan ibu kita. Oleh karena itu, kita harus menghormati serta berlaku baik kepada mereka.

 

BAB 3

RANGKUMAN
1.        Hari akhir atau akhirat adalah masa yang akan dialami seseorang setelah meninggal sebelum dan sesudahnya hari kiamat.
2.        Alam Barzah sering disebut alam kubur merupakan masa yang dilalui yang sudah meninggal sebelum terjadinya kiamat.
3.        Yaumul Qiyāmah atau hari kiamat adalah hari akhir  dari seluruh kehidupan dunia dan segala isinya serta awal dari kehidupan di akhirat (akhir).
4.        Yaumul Ba’as adalah masa bangkitnya kehidupan manusia dari alam barzah setelah terjadinya kiamat.
5.        Yaumul Mahsyar adalah masa berkumpulnya manusia di alam (padang) mahsyar setelah dibangkitkan dari kubur untuk menerima catatan amal selama hidup di dunia.
6.        Yaumul Mizan merupakan masa ditimbangnya bik buruk amal seseorang untuk menentukan apakah ia akan masuk surga atau neraka.
7.        Surga adalah tempat yang penuh kenikmatan sebagai balasan bagi seseorang yang beriman dan beramal saleh, serta orang-orang yang diampuni dosanya oleh Allah swt.
8.        Neraka adalah tempat yang penuh siksaan dan penderitaan sebagai balasan bagi orang-orang yang kafir atau orang orang berdosa yang tidak diampuni oleh Allah swt.
9.        Kehidupan di surga dan neraka sifatnya abadi, artinya tidak ada lagi kehidupan sesudahnya. Oleh karena itu seseorang yang banyak beramal saleh akan selamanya hidup di surga, sedangkan orang kafir atau dosanya yang tidak diampuni oleh Allah swt. akan hidup selamanya di neraka.

BAB 4
RANGKUMAN
1.      Qana’ah ialah perasaan hati yang menerima kondisi atau keadaan dan rezeki yang didapatkannya.
2.      Tasamuh artinya menghargai dan membiarkan orang lain berbeda pendapat atau pendirian walaupun bertentangan dengan keyakinan diri sendiri.
3.      Hikmah sikap Qana’ah dan Tasamuh diantaranya mendapatkan kasih sayang dari Allah swt. dan rasul-Nya karena Allah swt. akan menyayangi orang-orang yang saling menyayangi terhadap sesamanya.
4.      Cara membiasakan perilaku qana’ah dan tasamuh antara lain :
a.       Senantiasa berlapang dada dalam menerima kenyataan hidup.
b.      Selalu berhati tentram.
c.       Membebaskan diri dari keserakahan.
d.      Suka berbuat kebajikan.
e.       Tidak suka mengeluh.
f.       Menjauhkan diri dari sifat minta bantuan orang lain.
g.      Menciptakan stabilisator dan dinamisator dalam kehidupan.


BAB 5
RANGKUMAN
1.      Akikah ialah menyembelih ternak (kambing) pada hari ketujuh dari kelahiran anak, baik laki-laki maupun perempuan. Untuk bayi laki-laki 2 ekor kambing, sedangkan untuk bayi perempuan seekor kambing. Adapun hukum aqiah adalah sunah muakkad.
2.      Kurban adalah menyembelih binatang ternak pada hari raya Idul Adha tanggal 10 Zulhijah atau hari Tasyrik  tanggal 11, 12, 13 Zulhijah ) dengan niat mendekatkn diri kepada Allah swt.
3.      Tata cara penyembelihan hewan kurban dan aqiqah sama, hanya niat dan waktu penyembelihannya yang berbeda. Penyembelihan hewan aqiqah waktunya tidak ditentukan, sedangkan penyembelihan hewan kurban telah ditentukan waktunya.


BAB 6
RANGKUMAN
1.      Haji adalah sengaja mengunjungi Baitullah (Kabbah) untuk melakukan beberapa amal ibadah dengan syarat tertentu dan telah ditetapkan waktunya.
2.      Umrah ialah berkunjung ke Baitullah (Kabbah) dengan tujuan menjalankan ibadah menurut syarat tertentu dan waktunya tidak ditentukan.
3.      Rukun haji atau umrah adalah sesuatu yang harus dilakukan pada saat ibadah haji atau umrah. Jika tidak dilakukan haji atau umrahnya tidak sah.
4.      Wajib haji adalah sesuatu yang harus dilakukan dalam haji atau umrah. Jika tidak dilakukan haji atau umrahnya sah, tetapi orang tersebut harus membayar dam (denda).
Bentuk dam yang dapat dibayarkan yaitu : penyembelihan hewan berupa kambing atau biri-biri. Apabila tidak mampu dapat diganti dengan membayar fidyah (memberi makan fakir miskin) atau puasa kifarat selama tiga hari.
5.      Sunnah Haji adalah sesuatu yang dinilai sunnah selama melakukan ibadah haji. Contoh sunnah dalam ibadah haji adalah membaca talbiyah dan berdo’a.
6.      Larangan haji adalah segala sesuatu yang dilarang dilakukan selama melakukan ibadah haji dan umrah. Contoh larangan haji adalah berkata-kata kotor selama tawaf. Apabila seorang jamaah haji melakukan kesalahan maka wajib baginya membayar dam (denda).



BAB 7
RANGKUMAN
1.      Islam lahir di Jazirah Arab menjadi agama yang dianut oleh masyarakat di berbagai kawasan dunia terutama Afrika Utara, Asia Barat, Asia Tengah, Asia Selatan, Asia Tenggara dan sebagian benua Eropa.
2.      Penyebaran agama islam berlangsung damai dan terjadi bersamaan dengan berkembangnya perdagangan antar berbagai kawasan dunia, yaitu sejak kelahirnya pada abad ke 7 M sampai sekarang jadi para pedagang islam memiliki peranan yang sangat penting dalam proses penyebaran tersebut. Selain peranan para ulama melalui berbagai usaha dan pendekatan.
3.      Penyebaran islam ke Indonesia juga terjadi melalui proses perdagangan yang membentang dari Timur Tengah, Asia Selatan, Asia Tenggara, hingga kepulauan Nusantara.
4.      Setelah penganut agam Islam di Indonesia bertambah lahirlah kerajaan-kerajaan islam di berbagai kawasan Indonesia. Kerajaan-kerajaan tersebut memiliki peranan penting dalam membentuk tradisi dan budaya masyarakat Islam di Indonesia sampai sekarang.




BAB 8
RANGKUMAN
1.      Surah asy-Syarh dijelaskan tentang pertolongan Allah swt. yang akan didapatkan oleh  orang-orang yang mengerjakan sesuatu pekerjaan dengan sabar dan berkelanjutan.
2.      Jenis kesulitan apa pun pasti akan ditanggulangi, sepanjang orang yang menghadapi kesulitan tersebut memiliki jiwa yang kuat, berfikir keras, ikhtiar yang sungguh-sungguh dan maksimal serta berdo’a dan tawakal kepada Allah swt.
3.      Usaha yang dibarengi dengan do’a dan berharap kepada Allah Swt. akan melahirkan jiwa yang penuh syukur dan bersabar jika usaha itu gagal.

 

BAB 9
RANGKUMAN
1.      Agama Islam mengajarkan dan menjelaskan pentingnya menjaga kebersihan. Orang-orang yang menjaga kebersihan akan mendapatkan pahala surga karena kebersihan sebagian dari iman.
2.      Orang yang beriman akan selalu menjaga kebersihan dan sebaliknya orang yang tidak menjaga kebersihan menunjukan keimanan yang kurang sempurna.
3.      Allah Swt. tidak akan menerima atau memberi pahal shalat seseorang yang dilakukan dalam keadaan tidak bersih atau suci.
4.      Seorang muslim pada hari Jum’at diharuskan mandi, memakai wangi-wangian, menggosok gigi dan menggunting kuku.
5.      Seorang laki-laki muslim wajib atas dirinya dikhitan, mencukur rambut kemaluan, merapikan kumis dan memotong kuku serta mencabut bulu ketiak. Itu semua merupakan suatu perintah Rasullah Saw. yang harus dikerjakan oleh manusia.
6.      Kebersihan bukan hanya mencakup bersih jasmani atau bersih lahiriah saja, melainkan batin kita juga harus bersih, artunya, sebagai orang muslim kita tidak hanya dituntut untuk menjaga kebersihan badan dan lingkungan saja, tetapi kita juga harus menjaga kebersihan hati dari sifat-sifat yang mengotori hati.  

Ranking Blog

Popular Posts

pengunjung

Recent Comments

About